140. Bentuk Hormat Tindakan Orang Lain (お~になる)
Gunakan pola お~になる untuk mengelevasi atau meninggikan pihak lawan bicara yang posisinya berada di atas pembicara. Ini adalah pola dasar bahasa sopan (Sonkeigo).
お〜になる adalah bentuk hormat (sonkeigo) untuk tindakan orang yang dihormati, seperti atasan, guru, atau pelanggan.
Aturan inti
お+ kata kerja bentukますtanpaます+になる:待ちます→お待ちになる.- Hanya untuk tindakan orang lain yang dihormati, tidak untuk diri sendiri.
- Bentuk sopannya
お〜になります.
Bentuk dan Contoh
Rumus
お++になる / になりますLatihan
Ubah kalimat bahasa Indonesia berikut ke bahasa Jepang. Klik untuk melihat jawabannya.
Mau soal lagi? Latihan bebas dengan AI.
Catatan
- Pola ini tidak dipakai untuk kata kerja yang pangkalnya satu suku kata, seperti
見る,着る,寝る, danいる. Kata-kata itu punya bentuk hormat sendiri:ご覧になる,お召しになる,お休みになる,いらっしゃる. Begitu pula食べるmenjadi召し上がるdan言うmenjadiおっしゃる. - Kata kerja
するyang berasal dari kata benda memakaiご:ご利用になる. お〜になるlebih tinggi kesopanannya daripada bentuk pasif〜れる/〜られるuntuk menghormati orang.
Bandingkan dengan:
- お〜する: bentuk merendah untuk tindakan sendiri.
- お〜ください: permintaan dengan bentuk hormat.
- なさる dan いらっしゃる: kata kerja hormat khusus.
- Pasif: bentuk pasif sebagai bentuk hormat ringan.
- Bentuk hormat: daftar kata kerja hormat.