218. Kalau Itu Mungkin Bisa, Tetapi (ならともかく)
Gunakan ならともかく untuk menyebut kasus yang masih bisa diterima, lalu menegaskan bahwa kasus sebenarnya sulit, tidak wajar, atau tidak bisa diterima.
ならともかく dipakai untuk menyebut satu kasus yang masih bisa dimaklumi, lalu membandingkannya dengan kasus sebenarnya yang berbeda.
Aturan inti
Bagian sebelum ならともかく menyebut kasus yang masih bisa diterima atau mungkin dilakukan. Bagian sesudahnya menyatakan kasus yang sebenarnya dibicarakan, dan biasanya isinya penilaian keras seperti "sulit", "tidak mungkin", atau "keterlaluan". Maknanya: "kalau itu, mungkin tidak masalah, tetapi yang ini berbeda". Pembicara tidak sedang menyatakan bahwa kasus pertama benar-benar terjadi. Fokus kalimat ada pada bagian kedua.
Bentuk dan Contoh
Rumus
ならともかくならともかくLatihan
Ubah kalimat bahasa Indonesia berikut ke bahasa Jepang. Klik untuk melihat jawabannya.
Catatan
- Bagian pertama hanya pembanding yang masih bisa diterima, sedangkan inti pesan ada di bagian kedua.
- Bagian kedua sering berisi
無理だ,難しい,ひどい, atauありえない. ならいざ知らずartinya mirip dan lebih formal.
Bandingkan dengan:
- は兎も角: menyisihkan satu hal.
- ならまだしも: "kalau ... masih bisa, tetapi ...", sangat mirip.
- ならいざ知らず: versi formal.